Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kadis PMD Mengapresiasi Kepala Desa Saenam Eduard Tualaka

Avatar photo

Camat Nunkolo, Augustinus Neonane dalam penyampaiannya mengatakan,dengan adanya instruksi dari Bupati yaitu wajib tanam Jagung dan semua desa Nunkolo sudah laksanakan instruksi tersebut.

“saya sudah cek 9 desa laksanakan instruksi Bupati dan sudah panen. Hasilnya lumayan bervariasi.
Kita bersyukur karna ini gebrakan bagus dan sangat menyentuh, dengan begini ada ketahanan pangan di desa”,ujar pria yang pernah jadi penyuluh pertanian ini.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dirihya juga menyampaikan tentang instruksi Bupati bahwa hasil panen jagung tidak dijual tapi sebagai disimpan untuk antisipasi kekurangan pangan.

Ia juga mengatakan bahwa para kades perlu programkan peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan dirinya siap berbagi pengalaman dan informasi karna masih banyak petani yang kurang wawasan tentang car mengolah lahan dan cara tanam agar bisa memperoleh hasil yang maksimal.

Sementara itu Kepala Dinas PMD, Christ Tlonaen pada kesempatan tersebut menekankan beberapa hal yaitu tugas penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyaraka.

Mantan Camat Kota Soe ini minta Kades transparan dengan melaporkan kinerja seperti yang dilakukan oleh Kepala Desa Saenam. ” ini pemimpin yang sangat peka dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Hari ini kades sampaikan laporan pertanggungjawaban,ini bekerja
sesuai aturan”, ujarnya.

Menurutnya, TTS harus kawal kemiskinan ektrim dan stunting melalui ketahanan pangan. Karna itu ia minta semua pihak saling dukung pembukaan lahan 5 hektar di desa dan kecamatan 2 hektar.

“Saya berharap masyarakat harus manfaatkan tenaga untuk bekerja keras, sebagai petani jadilah petani yang baik sehingga punya hasil yang memadai”,ujar mantan Kadis Nakertrans ini.

Usai kegiatan diskusi, dilakukan penyerahan secara simbolis hasil panen jagung kepada 48 KK yang kekurangan bahan makanan.
48 KK tersebut kurang bahan makanan dan tergolong miskin ekstrim karna rata rata sudah lansia yang tidak bisa berkebun, ada juga yang lumpuh sedang satu orang lainnya terkena musibah kebakaran.