Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Fransisco B.Bessi: Pelantikan badan Pengurus Taekwondo di TTS Sah di Mata Hukum.

Avatar photo

SOE, Flobamora-news.com – Pengacara Fransisco B. Besi menilai pelantikan badan pengurus Taekwondo Indonesia Kabupaten Timor Tengah Selatan provinsi Nusa Tenggara Timur resmi dan sah secara hukum. Pasalnya  musyawarah cabang sekaligus pelantikan badan pengurus masa bakti 2023-2027 melalui forum musyawarah bersama sepakat dan memilih Yupik S.F. Boimau,S.Pd sebagai ketua umum yang berlansung di aula kantor Kecamatan Kota Soe pada Sabtu 13 Mei 2023.

Pelantikkan pengurus Taekwondo Indonesia Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tidak dihadiri Ketua umum Taekwondo Indonesi Provinsi NTT yang diwakili oleh Yoshua Missa perwakilan pengurus Taekwondo provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

 

Selasa (16 Mei 2023 Ketua Pengprov TI Provinsi NTT, Fransisco B.Bessi, S.H, M.H,C.Me.C.LA mengadakan pertemuan dengan para pengurus Taekwondo kabupaten TTS yang baru dilantik di Beta Pung Kafe.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia provinsi NTT Fransisco B.Bessi mengatakan bahwa pelantikan badan pengurus Taekwondo indonesia yang berlangsung pada tanggal 13 mei 2023 adalah resmi dan sah dimata hukum, sehingga dengan adanya pelantikan tersebut maka terbentuklah Taekwondo yang ada di TTS.

Harapan kami dari pengurus provinsi di bawah kepemimpinan ketua umum ibu Yupik Boimau, Taekwondo di TTS semakin berkembang dan bisa lebih maju. Semoga dengan kepengurusan yang baru dilantik dapat didukung oleh para pelatih di setiap dojan, sehingga menciptakan atlet taekwondo dari TTS yang ikut bertarung di PON pada tahun 2028 yang akan diadakan di provinsi NTT, khususnya cabang taekwondo di kabupaten kupang.

Berbicara tentang target yang akan dicapai maka Bessi mengatakan bahwa masalah pencapaian target ada.dua hal yaitu:

1. Legalitas kepengurusan harus kompak dan solid dalam memajukan taekwondo di kabupaten TTS

2. Penguatan internal SDM, dengan melibatkan teman-teman yang sabuk hitam, akan mengikuti pelatihan penguji dan ujian kenaikan tingkat.

Besar harapan kami dari seluruh Taekwondoin meminta agar teman-teman sabuk hitam dapat mempersiapkan sehingga bisa lulus dan dapat materi baru dan ilmu baru sehingga bisa lulus. Para penguji harus memahami dan memiliki Lisensi karena yang menguji adalah mereka yang memiliki Lisensi.

Ia juga meminta kepada para orang tua agar jangan ragu untuk memasukan anak- anak untuk berlatih di tempat-tempat latihan karena anak-anak akan mendapat sertifikat yang bisa di gunakan dimana saja melalui jalur prestasi.
Sedangkan tentang fasilitas yang di butuhkan, kami mengharapkan ibu ketua bersama dengan para badan pengurus melakukan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dalam penganggaran. jelas Bessi.

 

Sementara itu Ketua Umum Taekwondo Indonesia Kabupaten TTS, Yupik Boimau mengatakan bahwa ketika saya dilantik maka ini adalah sebuah tanggung jawab besar bagi saya, dan tanggungjawab besar ini bukan menjadi tanggungjawab saya sendiri tapi tanggungjawab kita bersama untuk meraih mimpi besar kita. Saya juga akan bersama teman-teman pengurus akan turun ke semua dojan dan bertemu dengan orang tua dari anak-anak dan menyampaikan bahwa taekwondo di TTS sudah memiliki legalitas yang resmi.

Sedangkan menyangkut anggaran, Yupik mengatakan bahwa kebetulan saya sebagai anggota DPRD TTS dari fraksi Hanura dalam pembahasan anggaran saya akan menaruh perhatian untuk penganggaran terhadap taekwondo di Kabupaten TTS.